logo

FX.co ★ Airbus Memenangkan Pesanan Senilai $24 Miliar Dari Cebu Air Untuk Hingga 152 Pesawat

Airbus Memenangkan Pesanan Senilai $24 Miliar Dari Cebu Air Untuk Hingga 152 Pesawat

Airbus SE, sebuah produsen dirgantara terkemuka, telah mendapatkan pesanan senilai $24 miliar dari maskapai penerbangan murah Filipina, Cebu Air Inc., yang dikenal luas sebagai Cebu Pacific, untuk hingga 152 pesawat A321neo.

Cebu Pacific secara terbuka mengumumkan kesepakatan ini dalam sebuah pengarsipan kepada Securities and Exchange Commission, yang merinci bahwa mereka telah memasuki Memorandum of Understanding (MOU) yang mengikat dengan Airbus. MOU ini mencakup pesanan tetap untuk hingga 102 pesawat A321neo, dilengkapi dengan hak pembelian untuk tambahan 50 pesawat A320neo Family. Perjanjian pembelian formal diharapkan akan diselesaikan pada kuartal ketiga.

Transaksi senilai $24 miliar ini, setara dengan 1,4 triliun peso Filipina, merupakan pesanan pesawat terbesar dalam sejarah penerbangan Filipina.

Cebu Pacific telah memilih mesin Pratt & Whitney GTF untuk menggerakkan pesawat-pesawat baru ini. Awal tahun ini, pada bulan Februari, Pratt & Whitney—sebuah divisi dari raksasa pertahanan dan dirgantara RTX Corp.—mengumumkan bahwa mereka akan memasok mesin GTF untuk tambahan 10 pesawat A321neo dan lima pesawat A320neo dari Cebu Pacific.

Michael Szucs, Chief Executive Officer dari Cebu Pacific, menyatakan, "Pesanan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas maksimum kepada Cebu Pacific guna menyesuaikan pertumbuhan armada dengan kondisi pasar, dengan kemampuan untuk beralih antara A321neo dan A320neo. Ketika diselesaikan, kesepakatan ini akan menjadi tonggak signifikan bagi industri penerbangan lokal dan bukti komitmen tak tergoyahkan CEB untuk mendukung cerita pertumbuhan Filipina."

Baru-baru ini, sumber-sumber melaporkan kepada Reuters bahwa Airbus hampir menyelesaikan kesepakatan dengan Cebu Pacific untuk 70 jet berbadan sempit.

Dalam berita terkait, pada bulan Mei, Airbus menerima pesanan besar dari Saudia Group, yang mencakup maskapai nasional Saudi Arabia dan anak perusahaannya yang berbasis biaya rendah flyadeal, untuk 105 pesawat tambahan A320neo Family—12 model A320neo dan 93 model A321neo.

Dalam sesi perdagangan terbaru di Paris, saham Airbus turun 0,41%, dihargai pada 131,10 euro.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading