Dalam laporan terbaru Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) yang diupdate pada 23 Agustus 2024, posisi spekulatif tembaga mencapai angka baru yang signifikan. Indikator terbaru menunjukkan peningkatan dari 15.8K pada periode sebelumnya menjadi 20.3K.
Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif para spekulan terhadap harga tembaga, yang dipandang sebagai barometer kesehatan ekonomi global. Banyak analis percaya bahwa lonjakan ini bisa dikaitkan dengan sejumlah faktor termasuk permintaan industri yang stabil serta potensi gangguan pasokan dari produsen utama.
Dengan perubahan yang signifikan ini, para pelaku pasar akan memantau dengan cermat data ekonomi selanjutnya serta kemungkinan dampak terhadap harga dan strategi perdagangan mereka. Lonjakan ini juga mengundang perhatian lebih besar terhadap perkembangan pasar komoditas, khususnya melihat peran tembaga yang krusial dalam berbagai industri seperti konstruksi dan teknologi.