logo

FX.co ★ Obligasi Pemerintah Mengakhiri Sesi Volatil dengan Hasil yang Sebagian Besar Stabil

Obligasi Pemerintah Mengakhiri Sesi Volatil dengan Hasil yang Sebagian Besar Stabil

Treasuries menunjukkan fluktuasi signifikan selama sesi perdagangan pada hari Rabu, namun akhirnya menutup hari tersebut hampir tidak berubah.

Harga obligasi awalnya bangkit dari penurunan awal tetapi kembali turun seiring berjalannya hari. Akibatnya, imbal hasil pada catatan sepuluh tahun acuan, yang berbanding terbalik dengan harganya, naik kurang dari satu basis poin menjadi 3,653 persen.

Kenaikan ini menandai kenaikan pertama dalam imbal hasil sepuluh tahun dalam tujuh sesi, mengangkatnya dari tingkat penutupan terendah dalam lebih dari setahun.

Volatilitas pada hari itu dipicu oleh rilis laporan Departemen Tenaga Kerja yang diawasi ketat tentang inflasi harga konsumen untuk bulan Agustus.

Walaupun laporan tersebut mengindikasikan bahwa harga konsumen meningkat sesuai dengan ekspektasi para ekonom, harga inti konsumen mengalami kenaikan yang sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa indeks harga konsumen naik sebesar 0,2 persen pada bulan Agustus, konsisten dengan kenaikan pada bulan Juli dan sesuai dengan perkiraan para ekonom.

Namun, harga inti konsumen, yang mengecualikan biaya makanan dan energi, meningkat sebesar 0,3 persen pada bulan Agustus, setelah kenaikan 0,2 persen pada bulan Juli. Para ekonom mengantisipasi harga inti akan naik lagi sebesar 0,2 persen.

Meski ada data ini, Federal Reserve masih diharapkan menurunkan suku bunga minggu depan. Namun, kenaikan harga inti konsumen yang lebih besar dari yang diharapkan mengurangi kemungkinan bank sentral akan menerapkan pemotongan suku bunga 50 basis poin.

Setelah laporan tersebut dirilis, FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan probabilitas 87,0 persen untuk pemotongan suku bunga seperempat poin dan hanya 13,0 persen untuk pemotongan suku bunga setengah poin.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa laju tahunan pertumbuhan harga konsumen melambat menjadi 2,5 persen pada bulan Agustus dari 2,9 persen pada bulan Juli, sementara para ekonom memproyeksikan perlambatan menjadi 2,6 persen.

Laju tahunan pertumbuhan harga inti konsumen tetap stabil di 3,2 persen pada bulan Agustus, sejalan dengan perkiraan para ekonom.

Melihat ke depan, aktivitas pasar pada hari Kamis mungkin akan dipengaruhi oleh reaksi terhadap laporan Departemen Tenaga Kerja yang terpisah tentang inflasi harga produsen dan klaim pengangguran mingguan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading