Cadangan devisa Turki mengalami penurunan signifikan menurut data terbaru yang diperbarui pada 26 Desember 2024. Indikator cadangan devisa bersih yang sebelumnya tercatat mencapai 65,48% kini turun menjadi 61,81%. Penurunan ini menunjukkan tantangan dalam pengelolaan ekonomi negara tersebut, terutama di tengah berbagai tekanan eksternal dan kondisi ekonomi global yang mungkin mempengaruhi kebijakan moneter negara ini.
Pengurangan tajam dalam cadangan deviasi ini bisa mempengaruhi stabilitas ekonomi dan keuangan Turki, yang selama ini mengandalkan cadangan tersebut untuk menstabilkan mata uang dan memenuhi kewajiban eksternal. Bank Sentral Turki perlu mempertimbangkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah ini dan mencegah dampak lebih lanjut terhadap ekonomi negara.
Dengan situasi cadangan devisa yang melemah, pemerintah dihadapkan pada tugas berat untuk mengambalikan kepercayaan pasar sekaligus menjaga nilai tukar mata uang agar tidak terdepresiasi lebih jauh. Analis akan terus mencermati kebijakan yang diambil oleh pihak berwenang dalam beberapa bulan mendatang, untuk menganalisis dampaknya terhadap ekonomi serta kestabilan finansial Turki secara keseluruhan.