logo

FX.co ★ Saham Eropa Naik Tipis Karena Optimisme Pemotongan Suku Bunga

Saham Eropa Naik Tipis Karena Optimisme Pemotongan Suku Bunga

Saham-saham Eropa mengalami kenaikan pada hari Rabu, meskipun ada ancaman tarif yang kembali ditegaskan oleh Presiden AS Donald Trump yang menargetkan barang-barang Uni Eropa.

Valdis Dombrovskis, komisaris ekonomi Uni Eropa, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan CNBC selama Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, "Jika ada kebutuhan untuk membela kepentingan ekonomi kami, kami akan merespons dengan cara yang proporsional."

Optimisme seputar potensi pemotongan suku bunga meningkat setelah pembuat kebijakan ECB Klaas Knot menyatakan dukungannya untuk pengurangan jangka pendek dalam diskusi sebelumnya hari ini. Bankir sentral Belanda itu, dalam wawancara dengan Francine Lacqua dari Bloomberg TV di Davos, mencatat bahwa ekspektasi investor untuk pemotongan suku bunga pada bulan Januari dan Maret adalah masuk akal, sambil memperingatkan terhadap perkiraan lebih jauh, mengingat ketidakpastian global yang signifikan.

Bank Sentral Eropa secara luas diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin minggu depan dalam upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Indeks STOXX 600 pan-Eropa naik 0,6% mencapai 528,97, melanjutkan kenaikan 0,4% dari sesi sebelumnya. Di Jerman, DAX naik 1% mencapai rekor tertinggi, sementara CAC 40 Prancis meningkat 0,5%, dan FTSE 100 Inggris mengalami kenaikan moderat sebesar 0,3%.

Saham Adidas melonjak 6,5% setelah merilis hasil kuartal keempat yang lebih kuat dari perkiraan. Sebaliknya, saham easyJet turun hampir 3% setelah melaporkan kerugian operasional yang berkurang dalam hasil kuartal pertamanya.

Pabrikan suku cadang mobil Jerman, Schaeffler, mengalami penurunan 13% setelah mengeluarkan peringatan bahwa profitabilitasnya berada di bawah panduan dan ekspektasi pasar tahun lalu. Sementara itu, pembuat cokelat dan pengolah kakao Barry Callebaut mengalami penurunan 5% setelah memangkas perkiraan volume penjualannya.

Dalam perkembangan ekonomi, hari itu relatif tenang. Defisit anggaran Inggris lebih dari dua kali lipat pada bulan Desember dibandingkan tahun sebelumnya, dengan peningkatan pengeluaran secara signifikan melampaui peningkatan pendapatan, menurut data dari Kantor Statistik Nasional.

Peminjaman bersih sektor publik melonjak sebesar GBP 10,1 miliar dari tahun sebelumnya, mencapai GBP 17,8 miliar pada bulan Desember. Ini menandai tingkat peminjaman Desember tertinggi dalam empat tahun, melampaui perkiraan GBP 14,6 miliar oleh Kantor Tanggung Jawab Anggaran.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading