Tingkat inflasi di Tokyo menunjukkan tanda-tanda pelonggaran setelah Core Consumer Price Index (CPI) mencatatkan penurunan ke angka 2,2% pada Februari 2025. Angka ini menandai penurunan dari bulan Januari yang mencatatkan pertumbuhan inflasi berada pada level 2,5%. Data terbaru ini diperbarui per tanggal 27 Februari 2025.
Perubahan ini menunjukkan pola perlambatan inflasi dengan perhitungan Year-over-Year, di mana persentase kenaikan harga konsumen diukur dengan membandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Indeks CPI inti yang mengabaikan harga makanan segar yang bersifat volatile, menjadi indikator penting dalam mengukur tekanan inflasi jangka panjang di ibukota Jepang.
Mengingat pentingnya Tokyo sebagai pusat ekonomi Jepang, penurunan inflasi ini kemungkinan besar akan mempengaruhi kebijakan ekonomi negara secara keseluruhan. Para investor dan pengambil kebijakan tetap memantau perkembangan ini untuk mengevaluasi dampaknya terhadap perekonomian Jepang dan potensi langkah-langkah yang perlu diambil oleh Bank of Japan dalam merespons tren inflasi tersebut.