Pada tanggal 5 Maret 2025, OPEC melaporkan peningkatan produksi minyak mentah Irak yang kini mencapai 3,98 juta barel. Angka ini menunjukkan kenaikan tipis dibandingkan dengan indikator sebelumnya pada level 3,94 juta barel.
Keputusan Irak untuk menambah produksi ini diperkirakan akan mempengaruhi berbagai aspek ekonomi global, terutama terkait dengan pasokan minyak mentah di pasar internasional. Dampak lebih lanjut dari peningkatan ini akan mencerminkan bagaimana kebijakan Irak dalam produksi minyak dapat memengaruhi harga global serta keseimbangan permintaan dan penawaran energi di berbagai belahan dunia.
Peningkatan kapasitas produksi Irak ini akan menjadi perhatian banyak negara, termasuk Amerika Serikat, mengingat ketergantungan dunia pada pasokan minyak dari Timur Tengah. Pasar dan konsumen global akan terus memonitor perkembangan ini untuk mengevaluasi potensi dampak ekonomi ke depan.