Yuan lepas pantai telah mempertahankan penurunan terbarunya, stabil di sekitar 7,32 per dolar, karena pasar terus mengungkapkan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok. Hal ini terjadi seiring dengan kemajuan Presiden Trump dalam penyelidikan tarif baru dan seruan Presiden Xi Jinping untuk solidaritas melawan apa yang ia gambarkan sebagai "perundungan" perdagangan. Amerika Serikat sedang melanjutkan penyelidikan terhadap potensi ancaman keamanan nasional yang ditimbulkan oleh impor di industri semikonduktor dan farmasi—sektor-sektor yang sangat bergantung pada rantai pasokan Asia, khususnya Tiongkok. Tindakan ini berpotensi mengarah pada tarif baru dan semakin memperburuk perang dagang yang sedang berlangsung. Perkembangan ini muncul meskipun ada pembalikan tarif baru-baru ini, seperti penangguhan pungutan timbal balik, keringanan sementara untuk elektronik konsumen, dan spekulasi tentang kemungkinan penghentian tarif 25% yang dikenakan pada impor mobil. Sementara itu, Presiden Tiongkok Xi, yang memulai tur diplomatik di seluruh Asia Tenggara, telah menegaskan kembali sentimen bahwa "tidak ada yang menang dalam perang dagang," menekankan strategi Beijing untuk melawan tekanan AS dengan memperkuat aliansi dengan negara-negara ASEAN.
FX.co ★ Yuan Offshore Tertekan oleh Langkah Tarif AS
Yuan Offshore Tertekan oleh Langkah Tarif AS
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading