Nilai dolar Selandia Baru turun menjadi sekitar $0,594 pada hari Senin, melanjutkan kerugian dari sesi perdagangan sebelumnya. Penurunan ini didorong oleh penguatan dolar AS, yang dipengaruhi oleh indikasi berkurangnya ketegangan antara AS dan China dalam hubungan perdagangan mereka. Meskipun prospek ini optimis, laporan menyoroti bahwa produsen China menghentikan produksi dan menjajaki pasar baru sebagai respons terhadap tarif yang diberlakukan AS. Penurunan pesanan yang terjadi juga berdampak pada angka ketenagakerjaan di China. Meskipun gangguan ini belum meluas, hal ini menimbulkan risiko bagi ekspor Selandia Baru, mengingat peran signifikan China sebagai mitra dagang penting. Dalam lanskap keuangan domestik, meningkatnya ekspektasi stimulus moneter lebih lanjut dari Reserve Bank of New Zealand memberikan tekanan tambahan pada dolar Selandia Baru. Pasar keuangan kini mengantisipasi pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan RBNZ bulan Mei, dengan proyeksi yang menunjukkan bahwa suku bunga dapat mencapai titik terendah 2,75% pada akhir tahun.
FX.co ★ Dolar Selandia Baru Melemah
Dolar Selandia Baru Melemah
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading