Won Korea Selatan terus mengalami penurunan, melewati angka 1.400 terhadap dolar. Ini menandai sesi ketiga berturut-turut mengalami kerugian, mencapai titik terendah dalam satu minggu. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penguatan dolar AS. Dolar mendapatkan momentum di tengah optimisme seputar potensi kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Inggris. Meskipun kesepakatan ini akan menjadi yang pertama sejak AS menerapkan tarif luas bulan lalu, rincian spesifik belum ditentukan, dan belum ada dokumen resmi yang ditandatangani. Selain itu, Presiden Trump mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran tarif terhadap China, namun ketidakpastian seputar pembicaraan perdagangan mendatang di Swiss telah meredam optimisme tersebut. Di dalam negeri, won yang bergantung pada ekspor mendapat dukungan dari data yang menunjukkan surplus neraca berjalan selama 23 bulan berturut-turut pada bulan Maret, didorong oleh kinerja ekspor yang kuat. Akun barang melaporkan surplus sebesar $8,49 miliar, dengan ekspor naik 2,2% dari tahun ke tahun, mencapai total $59,31 miliar.
FX.co ★ Won Korea Selatan Tertekan oleh Dolar yang Kuat
Won Korea Selatan Tertekan oleh Dolar yang Kuat
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading