Pada hari Jumat, indeks KOSPI turun sebesar 0,2%, mendarat di sekitar 2.574 poin. Namun, indeks ini masih tampak siap untuk mencatat kenaikan selama empat minggu berturut-turut karena investor mengevaluasi kemajuan negosiasi perdagangan AS dengan ekonomi global utama. Presiden Trump mengungkapkan adanya kesepakatan perdagangan awal dengan Inggris, dengan rincian lengkap yang diharapkan segera diumumkan. Dia juga menyarankan kemungkinan pengurangan tarif terhadap China, meskipun beberapa ketidakpastian seputar pembicaraan perdagangan yang akan datang di Swiss akhir pekan ini meredam antusiasme.
Di dalam negeri, pelaku pasar bereaksi positif terhadap data yang menunjukkan surplus neraca berjalan selama 23 bulan berturut-turut pada bulan Maret, didorong oleh kinerja ekspor yang kuat. Beberapa saham utama yang mengalami penurunan termasuk SK Hynix (-1,2%), LG Energy Solutions (-2,6%), dan KB Financial (-2,8%). Sebaliknya, sektor otomotif mengalami kenaikan, dipimpin oleh Hyundai Motor (2,2%) dan Kia Corp (2,7%). Di sisi korporasi, Korea Zinc, produsen baja terkemuka, mengalami lonjakan harga saham sebesar 8,4% setelah mengumumkan rencana untuk membeli kembali dan membatalkan lebih dari 2 juta saham, senilai 1,82 triliun won, untuk meningkatkan nilai pemegang saham.