Indeks dolar mengalami tren kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis, mendekati ambang batas 100, yang disebabkan oleh meningkatnya optimisme seputar potensi perjanjian dagang antara Amerika Serikat dan Inggris, yang berdampak positif pada sentimen investor. Sebuah konferensi pers diantisipasi akan berlangsung hari ini, di mana perjanjian ini diharapkan menjadi kesepakatan perdana di antara beberapa kesepakatan serupa yang akan datang. Selain itu, perwakilan AS dan Tiongkok dijadwalkan untuk bertemu di Swiss pada akhir pekan untuk membahas hubungan dagang. Sementara itu, Federal Reserve telah memilih untuk mempertahankan suku bunga saat ini, dengan Ketua Jerome Powell menyoroti risiko signifikan yang terkait dengan inflasi dan pengangguran. Dia juga menolak gagasan pemotongan suku bunga sebagai tindakan pencegahan dalam mengantisipasi potensi dampak ekonomi dari tarif yang diusulkan oleh Presiden Trump. Dolar menunjukkan apresiasi paling signifikan terhadap yen Jepang dan dolar Kanada, namun mengalami penurunan terhadap pound Inggris, yang melonjak setelah pemotongan suku bunga yang diantisipasi oleh Bank of England. Namun, pernyataan selanjutnya dari Bank tersebut secara tak terduga lebih bernada hawkish.
FX.co ★ Dolar Menguat untuk Sesi ke-3
Dolar Menguat untuk Sesi ke-3
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading