Pada hari Rabu, Ibovespa mengalami penurunan tipis sebesar 0,1%, menutup sesi di angka 133.398, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang pengumuman kebijakan moneter yang akan datang di Brasil dan Amerika Serikat. Sentimen pasar dipengaruhi oleh keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga dalam kisaran 4,25%–4,50%, ditambah dengan kekhawatiran mengenai inflasi yang terus-menerus dan potensi kenaikan pengangguran, yang membayangi prediksi ekonomi di masa depan. Selain itu, advokasi baru Presiden Trump untuk tarif komprehensif, meskipun ada penilaian berkelanjutan terhadap permintaan pengecualian, menyoroti tantangan perdagangan yang terus dihadapi oleh eksportir Brasil. Di pasar ekuitas, saham WEG, BRF, dan Rumo Logística mengalami penurunan antara 0,9% hingga 1,8%, sementara Raia Drogasil mengalami penurunan tajam sebesar 14,1% setelah hasil kuartal pertama yang mengecewakan. Di sisi yang menggembirakan, produksi industri Brasil meningkat sebesar 3,1% pada bulan Maret secara tahunan, peningkatan yang signifikan dari kenaikan 1,5% yang telah direvisi pada bulan Februari dan melampaui prediksi pertumbuhan 1,4%. Sementara itu, ada harapan yang meningkat di antara pelaku pasar bahwa Copom mungkin akan membatasi kenaikan suku bunga berikutnya menjadi 50 basis poin, yang berpotensi membawa suku bunga Selic ke puncak 14,75%. Berita mengenai dimulainya kembali negosiasi perdagangan AS-Cina memberikan sedikit optimisme; namun, investor tetap waspada menjelang keputusan bank sentral.
FX.co ★ Ibovespa Bergerak Turun pada Hari Rabu
Ibovespa Bergerak Turun pada Hari Rabu
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading