Indeks Hang Seng naik tipis sebesar 29 poin, atau 0,1%, untuk ditutup pada 22.692 pada hari Rabu, menandai sesi kelima berturut-turut dengan kenaikan. Pergerakan naik ini terutama didorong oleh kinerja kuat di sektor properti dan keuangan. Para pelaku pasar mengevaluasi keputusan Bank Rakyat China (PBOC) untuk mengurangi rasio persyaratan cadangan (RRR), sebuah langkah yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dan mengatasi tantangan perdagangan. Sementara itu, kontrak berjangka saham AS mengalami kenaikan berdasarkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan ketiga berturut-turut hari ini, di tengah tanda-tanda inflasi yang mereda dan pasar tenaga kerja yang kuat. Selain itu, perhatian tertuju pada pertemuan mendatang antara Menteri Keuangan AS Bessent, kepala perdagangan Greer, dan pejabat ekonomi senior China di Swiss untuk pembicaraan perdagangan akhir pekan ini. Meskipun ada kenaikan awal, indeks mengalami penurunan karena kehati-hatian meningkat menjelang rilis data penting dari China, termasuk angka perdagangan bulan April dan laporan CPI/PPI. Analis juga menunjukkan tidak adanya intervensi fiskal yang signifikan dari Beijing sejauh ini. Di antara yang mencatat kenaikan signifikan adalah SITC International Holdings, yang naik 3,2%, AIA Group sebesar 3,1%, J&T Global Express dengan kenaikan 2,5%, dan Li Auto naik sebesar 2,4%.
FX.co ★ Hang Seng Ditutup Hampir Tidak Berubah Setelah Reli Awal
Hang Seng Ditutup Hampir Tidak Berubah Setelah Reli Awal
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading