Ekonomi Korea Selatan menghadapi tantangan stagnasi sepanjang kuartal pertama 2025, dengan Produk Domestik Bruto (PDB) mencatat pertumbuhan 0% setelah periode sebelumnya juga mengalami kontraksi sebesar -0,2%. Ini ditandai dengan kelambatan dalam laju pertumbuhan ekonomi negara tersebut, sebagaimana dilaporkan pada 4 Juni 2025.
Stagnasi ini menunjukkan bahwa tidak ada perubahan signifikan dari indikator ekonomi dalam lingkup kuartal pertama 2025 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Padahal, pada kuartal terakhir 2024, Korea Selatan mengalami penurunan ekonomi sebesar -0,2%, yang menjadi tanda peringatan bagi pembuat kebijakan di negara ini.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan tentang langkah-langkah kebijakan ekonomi yang akan diambil oleh pemerintah Korea Selatan untuk mendorong pertumbuhan selama sisa tahun 2025. Para ahli menilai bahwa fokus pada investasi dan ekspor dapat menjadi solusi untuk mengatasi penurunan ini dan mendorong pemulihan ekonomi di masa mendatang.