Pejabat senior dari Amerika Serikat dan China bersiap untuk memulai serangkaian diskusi baru di London hari ini, menunjukkan potensi penurunan ketegangan perdagangan. Delegasi AS akan dipimpin oleh Menteri Keuangan Bessent, sementara Wakil Perdana Menteri He Lifeng akan mewakili China. Pembicaraan ini terjadi setelah panggilan telepon baru-baru ini antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping, yang digambarkan oleh Trump sebagai "pembicaraan yang sangat baik." Bulan lalu, kedua negara sepakat pada perjanjian perdagangan yang mengurangi tarif setelah konflik berkepanjangan; namun, masing-masing pihak menuduh pihak lain gagal memenuhi komitmen.
Topik diskusi yang signifikan adalah ekspor material tanah jarang China, yang diklaim Presiden Trump telah disetujui oleh Presiden Xi untuk dilanjutkan. Kevin Hassett, direktur Dewan Ekonomi Nasional, menekankan, "Kami ingin tanah jarang, magnet... mengalir seperti sebelum April." China baru-baru ini menyetujui beberapa aplikasi untuk ekspor tanah jarang, meskipun detailnya masih belum jelas. Penangguhan tarif saat ini akan berakhir pada bulan Juli, dengan Presiden Trump memperingatkan bahwa tarif dapat diberlakukan kembali sebesar 145% jika kesepakatan tidak tercapai. Selain itu, pembicaraan mungkin juga membahas pembatasan AS terhadap Huawei dan status mahasiswa China yang belajar di Amerika Serikat.