Indeks FTSE 100 mengalami penurunan sebesar 0,6%, menetap di sekitar 8.830 pada perdagangan awal hari Jumat. Pergerakan ini menarik kembali dari penutupan tertinggi sepanjang masa pada hari sebelumnya, karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong penjualan besar-besaran di pasar ekuitas global. Situasi ini semakin intensif setelah Israel memulai serangan besar-besaran terhadap Iran, meningkatkan kekhawatiran akan potensi konflik yang lebih luas di wilayah tersebut. Secara paralel, investor memperhatikan dengan seksama negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung, terutama rincian dari perjanjian kerangka kerja AS-Cina, yang masih dalam pengembangan. Selain itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk menentukan tarif bagi mitra dagang dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Penjualan besar-besaran tercatat, dengan kerugian signifikan terlihat pada saham seperti Barclays, yang turun 2,3%, Natwest sebesar 2,2%, dan Antofagasta turun 2%. Secara keseluruhan, FTSE 100 mengalami penurunan moderat sebesar 0,1% untuk minggu ini sejauh ini.
FX.co ★ Saham Inggris Mundur dari Rekor Tertinggi
Saham Inggris Mundur dari Rekor Tertinggi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading