Data terbaru dari EIA (Energy Information Administration) menunjukkan penurunan signifikan dalam pemrosesan minyak mentah di kilang Amerika Serikat. Pada 9 Juli 2025, indikator ini tercatat mengalami penurunan dari 0,118 juta barel di minggu sebelumnya menjadi -0,099 juta barel pada minggu terakhir.
Perubahan ini menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,217 juta barel jika dibandingkan secara week-over-week. Hal ini menunjukkan bahwa kilang-kilang di AS memproses lebih sedikit minyak mentah di minggu terakhir dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
Pergerakan ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga minyak dunia, permintaan pasar yang berubah, atau mungkin adanya pemeliharaan di beberapa kilang. Pelaku pasar dan pengamat ekonomi diharapkan memperhatikan tren ini karena dapat mempengaruhi harga minyak dan aktivitas ekonomi yang lebih luas di negara tersebut.