logo

FX.co ★ Pertumbuhan Pinjaman di Indonesia Melambat ke Titik Terendah dalam Lebih dari 3 Tahun

Pertumbuhan Pinjaman di Indonesia Melambat ke Titik Terendah dalam Lebih dari 3 Tahun

Pada bulan Juni 2025, pertumbuhan tahunan pinjaman di Indonesia melambat menjadi 7,77%, turun dari tingkat bulan sebelumnya sebesar 8,43%, menandai peningkatan paling lambat sejak Maret 2022. Perlambatan ini disebabkan oleh melemahnya daya beli, menyusutnya kelas menengah, dan meningkatnya kehati-hatian di kalangan bank dalam memberikan kredit. Pertumbuhan dana pihak ketiga meningkat sebesar 6,96% secara tahunan, mendorong bank untuk menyalurkan lebih banyak sumber daya ke dalam sekuritas dan menerapkan standar distribusi kredit yang lebih ketat. Pertumbuhan pinjaman melambat di semua kategori utama. Pinjaman konsumsi mengalami peningkatan sebesar 8,49%, sedikit turun dari 8,82% pada bulan Mei. Pinjaman investasi tumbuh dengan laju yang lebih rendah sebesar 12,53%, dibandingkan dengan 13,74%, sementara pertumbuhan pinjaman modal kerja mengalami penurunan kecil menjadi 4,45% dari 4,94%. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menekankan perlunya peningkatan ekspansi kredit di sektor-sektor seperti perdagangan, pertanian, dan jasa bisnis untuk mendukung pembiayaan ekonomi secara memadai. Meskipun terjadi perlambatan baru-baru ini, Bank Indonesia terus memprediksi pertumbuhan pinjaman secara keseluruhan akan tetap berada dalam kisaran 8% hingga 11% untuk tahun 2025.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading