Imbal hasil pada obligasi Treasury 10-tahun mengalami penurunan tajam hampir 20 basis poin dari level tertinggi sesi menjadi 4,25% pada hari Jumat, menandai level terendah dalam tiga bulan. Pergerakan ini dipengaruhi oleh data yang direvisi yang menunjukkan pasar tenaga kerja yang jauh lebih lemah dari yang diperkirakan sebelumnya. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa nonfarm payrolls hanya meningkat sebesar 73.000 pada bulan Juli, jauh di bawah perkiraan pasar sebesar 110.000. Selain itu, revisi menyebabkan penghapusan 258.000 kenaikan pekerjaan yang sebelumnya dilaporkan dalam dua bulan terakhir. Angka-angka terbaru ini menunjukkan bahwa ancaman tarif dan kebijakan ekonomi yang tidak pasti memiliki dampak yang lebih mendalam pada pasar tenaga kerja AS dalam beberapa bulan terakhir, menantang persepsi sebelumnya tentang skenario ketenagakerjaan yang kuat. Akibatnya, pasar kini menilai kembali prediksi mereka mengenai kemungkinan pemotongan suku bunga Federal Reserve pada bulan September, serta kemungkinan dua kali pemotongan suku bunga tahun ini. Secara bersamaan, Presiden Trump mengumumkan kenaikan tarif pada Swiss menjadi 39% yang akan berlaku minggu depan, dengan tarif pada mitra dagang utama termasuk Uni Eropa, Jepang, dan Korea mulai berlaku hari ini. Menambah faktor-faktor yang berkontribusi pada imbal hasil yang lebih rendah, Departemen Keuangan mengungkapkan rencana untuk meningkatkan volume pembelian kembali pada catatan, obligasi, dan Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS).
FX.co ★ Imbal Hasil 10-Tahun AS Terus Anjlok
Imbal Hasil 10-Tahun AS Terus Anjlok
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading