Pada Juli 2025, Albania mengalami penurunan defisit perdagangan, turun menjadi ALL 48,2 miliar dari ALL 52,2 miliar pada tahun sebelumnya. Perubahan ini terutama disebabkan oleh peningkatan ekspor sebesar 5,7%, mencapai ALL 35,2 miliar, sementara impor mengalami penurunan sebesar 2,4% menjadi ALL 83,4 miliar. Ekspansi ekspor sebagian besar disebabkan oleh pertumbuhan yang kuat di sektor mineral, bahan bakar, dan listrik (meningkat sebesar 12,8 poin persentase), diikuti oleh mesin dan suku cadang (naik sebesar 1,2 poin persentase), serta makanan, minuman, dan tembakau (naik sebesar 0,8 poin persentase). Namun, keuntungan ini sebagian diimbangi oleh penurunan di bahan bangunan dan logam (turun sebesar 8,0 poin persentase) serta bahan kimia dan plastik (turun sebesar 1,3 poin persentase). Ekspor ke negara-negara tertentu menunjukkan variasi yang signifikan, dengan peningkatan tercatat di Kosovo (naik sebesar 72,5%), Yunani (naik sebesar 14,8%), dan Jerman (naik sebesar 0,6%), sedangkan ekspor ke Italia turun sebesar 6,4%, Makedonia Utara sebesar 32,7%, dan Türkiye sebesar 3,2%. Di sisi impor, penurunan signifikan terlihat pada kategori bahan bangunan dan logam (turun sebesar 2,0 poin persentase) dan mesin (turun sebesar 1,7 poin persentase), yang sebagian diimbangi oleh peningkatan impor makanan, minuman, dan tembakau (naik sebesar 0,9 poin persentase), bahan bakar dan listrik (naik sebesar 0,7 poin persentase), serta bahan kimia dan plastik (naik sebesar 0,7 poin persentase). Tingkat impor turun dari Italia (turun sebesar 10,3%), Jerman (turun sebesar 16,6%), dan Kosovo (turun sebesar 21,5%), sedangkan ada peningkatan impor dari China (naik sebesar 7,6%), Türkiye (naik sebesar 12,0%), dan Yunani (naik sebesar 5,0%).
FX.co ★ Defisit Perdagangan Albania Menyempit pada Bulan Juli
Defisit Perdagangan Albania Menyempit pada Bulan Juli
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading