Imbal hasil obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun turun menjadi 4,30% pada hari Kamis, mencerminkan tren serupa pada imbal hasil obligasi AS, karena pelaku pasar meningkatkan ekspektasi untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve pada bulan September. Pergeseran ini dipengaruhi oleh pernyataan dari John Williams, Presiden Federal Reserve New York, yang mengindikasikan bahwa pemotongan suku bunga bisa segera terjadi. Tekanan tambahan datang dari upaya Presiden Donald Trump yang semakin intensif untuk mengendalikan kebijakan moneter, yang ditandai dengan usahanya untuk mencopot Gubernur Fed Lisa Cook. Di dalam negeri, data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa harga konsumen pada bulan Juli naik lebih dari yang diperkirakan, mengurangi prospek pemotongan suku bunga segera oleh Reserve Bank of Australia (RBA) bulan depan. Saat ini, pasar hanya memperhitungkan 34 basis poin pelonggaran lebih lanjut untuk sisa tahun 2025. Data ini mengikuti risalah pertemuan terbaru RBA yang dirilis sehari sebelumnya, yang memperkuat kesiapan bank sentral untuk menerapkan pemotongan suku bunga lebih lanjut jika inflasi sesuai dengan proyeksinya.
FX.co ★ Imbal Hasil 10-Tahun AUS Mengikuti Penurunan Imbal Hasil AS
Imbal Hasil 10-Tahun AUS Mengikuti Penurunan Imbal Hasil AS
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading