Pada 5 November 2025, data terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa cadangan bensin terus mengalami penurunan, meski pada tingkat yang sedikit lebih lambat dibandingkan data sebelumnya. Berdasarkan indikator terkini, cadangan bensin mengalami kontraksi sebesar -4.729 juta barel. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelumnya ketika cadangan mencatat penurunan lebih dalam pada level -5.941 juta barel.
Turunnya cadangan bensin ini dapat diartikan sebagai indikasi meningkatnya permintaan atau terhambatnya produksi dan distribusi. Meskipun penurunan kali ini tidak secepat periode sebelumnya, tren penurunan ini masih bisa mempengaruhi harga pasar serta kebijakan terkait energi.
Pengamat pasar energi menyarankan para pelaku pasar untuk memantau situasi ini dengan cermat, karena setiap perubahan pada cadangan bensin dapat memberikan dampak signifikan, baik terhadap harga di pompa bensin maupun kebijakan energi AS. Data ini penting dalam mengevaluasi keseimbangan antara suplai dan permintaan bensin di pasar domestik.