Pada tanggal 5 November 2025, Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) merilis data terbaru mengenai stok distilat mingguan, yang menunjukkan penurunan yang lebih rendah dibandingkan minggu sebelumnya. Hasil terbaru ini menunjukkan penurunan sebesar 0.643 juta barel, sebuah perbaikan signifikan dari penurunan minggu lalu yang tercatat di angka 3.362 juta barel.
Data ini menjadi sorotan bagi pengamat energi dan pelaku pasar, mengingat distilat merupakan salah satu produk yang sangat penting dalam pasar energi, digunakan secara luas dalam transportasi dan industri. Penurunan yang lebih rendah ini dapat memberikan dampak pada harga energi global dan menandakan potensi kenaikan dalam produksi atau distribusi.
Seiring dengan pemulihan stok yang lebih baik, pelaku pasar mungkin melihat momentum positif dalam sektor energi, yang dapat mempengaruhi strategi perdagangan dan investasi di masa mendatang. Namun, para analis tetap mengimbau kewaspadaan terhadap volatilitas pasar yang mungkin terjadi akibat perubahan data mingguan ini.