logo

FX.co ★ Pertumbuhan Harga Rumah di Indonesia pada Kuartal Ketiga Mencapai Titik Terendah

Pertumbuhan Harga Rumah di Indonesia pada Kuartal Ketiga Mencapai Titik Terendah

Pada kuartal ketiga tahun 2025, harga properti residensial di Indonesia mengalami kenaikan moderat sebesar 0,84% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan perlambatan sedikit dari kenaikan 0,90% yang terlihat pada kuartal kedua dan menandai pertumbuhan paling lambat sejak seri ini dimulai pada tahun 2003. Pelonggaran pertumbuhan harga ini disebabkan oleh melemahnya daya beli dan peningkatan pemutusan hubungan kerja. Secara spesifik, rumah kecil mengalami kenaikan harga sebesar 0,71%, turun dari 1,04% pada Q2, dan rumah berukuran sedang mencatat pertumbuhan sebesar 1,18%, dibandingkan dengan 1,25% sebelumnya. Sebaliknya, harga properti besar menunjukkan stabilitas, mempertahankan pertumbuhan sebesar 0,72%, sedikit naik dari 0,70%. Dari 18 kota yang disurvei, 11 mengalami pertumbuhan harga yang lebih lambat, dengan Pekanbaru mengalami perlambatan paling signifikan, turun menjadi 0,31% dari 2,69%. Sementara itu, harga properti di Surabaya sedikit menurun sebesar 0,02% setelah mengalami kenaikan 0,44% pada kuartal sebelumnya.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading