Indeks Hang Seng turun 244 poin, atau 0,9%, ditutup pada 26.242 pada hari Jumat. Penurunan ini berlawanan dengan kenaikan 2% pada sesi sebelumnya dan dipengaruhi oleh data perdagangan yang lemah dari China. Secara spesifik, ekspor pada bulan Oktober menurun 1,1% dibandingkan tahun sebelumnya, menandai penurunan pertama sejak Februari. Penurunan ini disebabkan oleh efek basis yang tinggi dan perlambatan permintaan luar negeri akibat pemesanan yang dilakukan secara preemptif. Di sisi impor, terdapat peningkatan moderat sebesar 1,0%, yang merupakan yang paling lambat dalam lima bulan, mencerminkan permintaan domestik yang lesu. Kewaspadaan pasar juga meningkat menjelang data CPI dan PPI China yang akan datang pada akhir pekan, di tengah kekhawatiran deflasi yang sedang berlangsung. Sebagian besar sektor mengalami penurunan, dengan saham teknologi memimpin penurunan karena skeptisisme meningkat mengenai keberlanjutan kenaikan terbaru yang didorong oleh kemajuan AI. Selain itu, saham konsumen menderita akibat ketidakpastian seputar dukungan kebijakan lebih lanjut dari Beijing. Secara khusus, Pop Mart International turun 6,4%, diikuti oleh Kuaishou Technology dengan penurunan 6,2%, Innovent Biologics turun 3,5%, dan Chow Tai Fook turun 2,4%. Meskipun mengalami kemunduran pada hari itu, indeks mencatat kenaikan 1,3% selama seminggu, pulih dari kerugian minggu sebelumnya. Tren naik ini didukung oleh investasi asing yang kuat dalam saham-saham China daratan selama kuartal ketiga dan optimisme seputar perbaikan hubungan AS-China setelah gencatan senjata perdagangan yang berkepanjangan.
FX.co ★ Hang Seng Ditutup Lebih Rendah Namun Mencatat Kenaikan Mingguan
Hang Seng Ditutup Lebih Rendah Namun Mencatat Kenaikan Mingguan
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading