Kinerja ekspor non-minyak Singapura menunjukkan penurunan signifikan di bulan Oktober 2025, turun hingga 9.30% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dibandingkan dengan data bulan September 2025 di mana indikator ekspor non-minyak mencapai 13.10%, penurunan ini menunjukkan adanya kondisi yang perlu diwaspadai para pelaku ekonomi dan pemerintah Singapura.
Data terbaru yang diperbarui pada 17 November 2025 menyoroti perubahan pada ekspor non-minyak yang merupakan salah satu penopang utama perekonomian negara ini. Penurunan ini bisa menjadi refleksi dari berbagai tantangan global yang mempengaruhi permintaan produk dari Singapura, sekaligus menjadi bahan pertimbangan untuk strategi perdagangan ke depannya.
Secara month-over-month, indikator ini mengalami perubahan yang signifikan, mengisyaratkan perlunya langkah antisipatif dari sektor terkait untuk memitigasi dampak lebih lanjut. Ekonom dan analis pasar diharapkan untuk memantau situasi ini secara ketat agar dapat memberikan rekomendasi yang tepat dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi Singapura di masa mendatang.