Imbal hasil obligasi pemerintah Prancis bertenor 10 tahun mendekati 3,5%, menandai titik tertingginya sejak 9 Oktober, sejalan dengan tren yang terlihat di pasar Eropa. Peningkatan ini terjadi ketika investor beralih ke investasi yang lebih berisiko seperti saham, didorong oleh laporan pendapatan positif dari raksasa AI, Nvidia. Fokus pasar terus tertuju pada laporan pekerjaan AS yang ditunda, yang diharapkan investor akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang kemungkinan penyesuaian kebijakan Federal Reserve. Selain itu, risalah terbaru dari pertemuan Federal Reserve telah mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga pada bulan Desember. Sementara itu, di Eropa, Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil sepanjang tahun depan. Dalam pembaruan terbaru, Komisi Eropa telah menyesuaikan perkiraan pertumbuhan PDB Prancis, memprediksi ekspansi sebesar 0,7% pada tahun 2025, turun dari 1,2% yang sebelumnya diharapkan pada musim semi. Ini diproyeksikan naik menjadi 0,9% pada tahun 2026 dan 1,1% pada tahun 2027. Permintaan domestik tetap lemah di tengah ketidakpastian ekonomi dan reformasi fiskal. Perkiraan ini berbeda dari komentar optimis yang dibuat oleh Gubernur Bank Prancis, François Villeroy de Galhau, yang mengisyaratkan kemungkinan penyesuaian ke atas terhadap prediksi pertumbuhan untuk tahun 2025–2026.
FX.co ★ Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Prancis Mendekati 3,5% di Tengah Selera Risiko
Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Prancis Mendekati 3,5% di Tengah Selera Risiko
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading