logo

FX.co ★ Rupiah Menguat Setelah Dua Sesi Melemah

Rupiah Menguat Setelah Dua Sesi Melemah

Rupiah Indonesia menunjukkan kekuatan, diperdagangkan tepat di bawah 16.700 per dolar pada hari Senin. Ini mengikuti sesi sebelumnya di mana mata uang ini sempat melewati 16.730. Pemulihan mata uang ini dipengaruhi oleh keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga tetap dalam pertemuan berturut-turut minggu lalu. Keputusan ini mencerminkan keyakinan bahwa inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran target 2,5% ±1% baik tahun ini maupun tahun depan. Selain itu, langkah ini bertujuan untuk menstabilkan mata uang dan meningkatkan investasi portofolio asing, meskipun indeks dolar mendekati puncak enam bulan setelah komentar dari Presiden Fed New York, John Williams. Dia mencatat bahwa pemotongan suku bunga AS dalam waktu dekat tetap mungkin terjadi karena ketidakpastian pasar tenaga kerja. Lebih lanjut, neraca transaksi berjalan Indonesia beralih ke surplus pada kuartal ketiga, menandai surplus pertamanya dalam dua setengah tahun dan tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Hal ini didorong oleh peningkatan surplus perdagangan non-migas dan pendapatan sekunder yang lebih kuat, memberikan dorongan tambahan bagi rupiah. Meskipun perkembangan positif ini, rupiah telah menurun sekitar 3,8% terhadap dolar sepanjang tahun ini. Bank sentral telah mengisyaratkan potensi pelonggaran lebih lanjut, setelah sebelumnya menerapkan pemotongan 150 basis poin selama setahun terakhir.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading