logo

FX.co ★ Aluminium Bangkit dari Titik Terendah dalam 1 Bulan

Aluminium Bangkit dari Titik Terendah dalam 1 Bulan

Futures aluminium di Inggris telah naik di atas $2,815 per ton, bangkit kembali dari level terendah hampir satu bulan sebesar $2,790 yang tercatat pada 18 November. Tren naik ini disebabkan oleh kondisi makroekonomi yang menguntungkan yang mempengaruhi logam dasar. Lingkungan ekonomi telah bergeser ke arah mendukung aktivitas manufaktur, terutama setelah pejabat kunci dari Federal Reserve menyuarakan dukungan untuk pemotongan suku bunga lebih lanjut. Secara bersamaan, Beijing telah mengindikasikan rencana untuk langkah-langkah stimulus baru guna terus menangani krisis properti yang sedang berlangsung. Akibatnya, futures aluminium berada di jalur untuk mencapai kenaikan tahunan lebih dari 10%, didorong oleh penurunan pasokan baru-baru ini.

Tiongkok telah menegaskan kembali komitmennya untuk mengurangi kelebihan kapasitas dalam produksi logam, dengan tujuan meredakan tekanan deflasi. Negara ini, sebagai produsen aluminium terbesar di dunia, diperkirakan akan mengurangi produksinya tahun depan karena kebijakan pembatasan yang membatasi produksi hingga 45 juta ton per tahun. Selain itu, rencana Tiongkok untuk mendirikan smelter di Indonesia menghadapi penundaan yang disebabkan oleh kenaikan biaya energi dan tantangan regulasi. Tekanan rantai pasokan tambahan telah diperburuk oleh gangguan global, seperti penangguhan satu jalur pot di smelter Grundartangi di Islandia akibat kegagalan peralatan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading