Dalam sesi perdagangan yang bergejolak pada Kamis pagi, BSE Sensex naik 149 poin, atau 0,2%, mencapai 85.256, sehingga mematahkan tren penurunan selama empat hari saat investor bersiap untuk pengumuman kebijakan moneter Reserve Bank of India pada hari Jumat. Para pelaku pasar mengantisipasi pemotongan suku bunga repo utama sebesar 25 basis poin, didorong oleh pelonggaran tekanan inflasi saat ini. Sentimen positif semakin didorong oleh harapan pemotongan suku bunga dari Federal Reserve pada minggu mendatang. Meskipun ada perkembangan ini, aliran keluar asing yang terus-menerus memberikan tekanan ke bawah pada rupee, mendorongnya ke posisi terendah sepanjang masa. Selain itu, ketidakpastian seputar potensi perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dan India membatasi kenaikan pasar lebih lanjut. Secara bersamaan, indeks Nifty 50 naik 0,2% untuk melampaui angka 26.000, dengan saham berkapitalisasi menengah naik 0,3% dan saham berkapitalisasi kecil tetap stabil. Memimpin kenaikan adalah saham teknologi, yang naik 1,3%, diikuti oleh kenaikan di sektor otomotif dan logam. Penampil awal yang menonjol termasuk Tata Consultancy Services, yang naik 1,4%, HCL Technologies dan Tech Mahindra, keduanya naik 1,2%, bersama dengan Asian Paints dan Infosys, yang masing-masing mengalami kenaikan 0,8% dan 0,7%.
FX.co ★ Saham India Menguat di Awal Perdagangan
Saham India Menguat di Awal Perdagangan
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading