logo

FX.co ★ Saham Selandia Baru Diperkirakan Akan Mengakhiri Minggu Sedikit Lebih Rendah

Saham Selandia Baru Diperkirakan Akan Mengakhiri Minggu Sedikit Lebih Rendah

Pasar saham Selandia Baru mengalami penurunan sebesar 54 poin, setara dengan 0,4%, menetap di 13.462 pada perdagangan awal hari Jumat. Ini menandai kelanjutan penurunan untuk sesi kedua berturut-turut, terutama dipengaruhi oleh kelemahan di sektor barang tahan lama konsumen, manufaktur produsen, dan perdagangan ritel, yang berdampak negatif pada sentimen pasar. Indeks acuan NZX 50 bersiap untuk penurunan mingguan yang moderat, membalikkan keuntungan minggu sebelumnya. Kemunduran ini terjadi di tengah kehati-hatian investor menjelang rilis Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS, ukuran penting inflasi yang diantisipasi sebelum pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve tahun ini. Selain itu, pelaku pasar dengan cermat menantikan data ekonomi utama dari China, termasuk Indeks Harga Konsumen (CPI), Indeks Harga Produsen (PPI), dan statistik perdagangan. Sementara itu, futures AS tetap relatif stabil karena investor mengevaluasi apakah valuasi di sektor kecerdasan buatan telah menjadi terlalu tinggi. Di dalam negeri, ada antisipasi seputar data penjualan manufaktur Q3 yang akan datang, yang akan dirilis minggu depan, setelah penurunan pertama sektor ini dalam tiga kuartal selama Q2, yang disebabkan oleh permintaan yang lemah dan tantangan rantai pasokan yang berkelanjutan. Di antara penurun signifikan adalah Gentrack Group, turun 1,4%, Vector Ltd., yang turun 1,2%, Skellerup Holdings, turun 1,1%, dan Sanford Ltd., yang turun 0,8%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading