Saham-saham Indonesia mengalami kenaikan sebesar 20 poin, atau 0,2%, mencapai rekor tertinggi baru di 8.660 selama sesi perdagangan pagi hari Jumat. Ini menandai sesi kenaikan kedua berturut-turut. Sentimen pasar yang positif didorong oleh sedikit peningkatan dalam futures AS, yang terjadi menjelang rilis indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS—ukuran penting inflasi—tepat sebelum pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve minggu depan. Pasar mengantisipasi pemotongan suku bunga lainnya selama pertemuan ini. Sepanjang minggu, IDX Composite diperkirakan akan mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, setelah naik sekitar 1,8% hingga saat ini. Optimisme ini didukung oleh proyeksi terbaru dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), yang memprediksi ekonomi Indonesia akan tumbuh pada tingkat tahunan 5% dari 2025 hingga 2027. Pertumbuhan ini didukung oleh stabilitas fiskal, permintaan domestik yang kuat, dan kondisi keuangan yang membaik. Sektor-sektor yang mendorong kenaikan termasuk barang tahan lama konsumen, layanan industri, dan manufaktur. Namun, kekuatan pasar secara keseluruhan agak tertahan oleh kelemahan di sektor kesehatan dan mineral energi. Pelaku pasar yang menonjol adalah XLSmart Telecom dengan kenaikan 10,7%, Capital Financial Indonesia naik 7,0%, Pertamina Geothermal Energy meningkat 6,0%, dan Bangun Kosambi Sukses naik 4,3%.
FX.co ★ Saham Indonesia Menuju Kenaikan Mingguan Ketiga Berturut-turut
Saham Indonesia Menuju Kenaikan Mingguan Ketiga Berturut-turut
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading