BSE Sensex mengalami penurunan sebesar 398 poin, setara dengan penurunan 0,5%, mencapai 84.704 selama perdagangan Selasa pagi. Penurunan ini berlanjut dari sesi sebelumnya dan menandai titik terendahnya dalam dua minggu terakhir karena kekhawatiran yang sedang berlangsung terkait negosiasi perdagangan AS-India. Pada hari Selasa, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengindikasikan bahwa upaya sedang dilakukan untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan dengan India. Sementara itu, laporan menunjukkan kemungkinan penerapan tarif AS pada beras yang diimpor dari India. Selain itu, para pedagang menunjukkan kehati-hatian menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang dijadwalkan pada hari Rabu. Sentimen ini mencerminkan penurunan pasar yang lebih luas setelah kinerja Wall Street semalam, karena investor mengevaluasi kembali arah kebijakan Fed menjelang tahun 2026. Nifty 50 juga turun sebesar 0,5%, tergelincir di bawah angka 26.000, dengan saham berkapitalisasi kecil dan menengah masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,8% dan 0,5%. Semua sektor mencatat penurunan, dipimpin oleh saham teknologi yang turun sebesar 1,4%, diikuti oleh sektor logam, jasa keuangan, dan perbankan. Di antara yang berkinerja buruk adalah Asian Paints, turun sebesar 3,5%, Tata Motors sebesar 1,8%, Tata Steel sebesar 1,6%, Mahindra & Mahindra sebesar 1,6%, dan TCS sebesar 1,5%.
FX.co ★ Pasar India Turun ke Level Terendah dalam 2 Minggu
Pasar India Turun ke Level Terendah dalam 2 Minggu
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading