logo

FX.co ★ Minyak Sawit Memperpanjang Kerugian, Mendekati Level Terendah 2 Minggu

Minyak Sawit Memperpanjang Kerugian, Mendekati Level Terendah 2 Minggu

Futures minyak sawit Malaysia mengalami penurunan kedua berturut-turut pada hari Selasa, turun di bawah MYR 4,100 per ton dan mencapai titik terendah dalam hampir dua minggu. Sentimen pasar terpengaruh negatif oleh penurunan harga minyak kedelai pesaing di pasar Dalian dan Chicago. Tekanan lebih lanjut datang dari perkiraan peningkatan persediaan, dengan Reuters memperkirakan tingkat stok Malaysia bisa mencapai titik tertinggi dalam enam setengah tahun pada akhir November. Di sisi ekspor, surveyor kargo Intertek melaporkan penurunan signifikan sebesar 19,7% bulan ke bulan dalam pengiriman November. Selain itu, kehati-hatian tetap ada karena pasar menunggu rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) China, dengan kekhawatiran deflasi yang sedang berlangsung mempengaruhi prospek permintaan. Namun, kerugian agak teredam oleh ringgit yang lebih lemah dan potensi gangguan pasokan akibat banjir di area produksi utama. Sementara itu, di India sebagai pembeli utama, penyuling dikabarkan telah membatalkan sekitar 70.000 ton minyak kedelai mentah yang dijadwalkan untuk pengiriman Desember–Januari, karena harga global yang tinggi dan rupee yang melemah, memilih minyak sawit sebagai gantinya. Pembelian musiman menjelang Tahun Baru Imlek dan Ramadan memberikan dukungan lebih lanjut pada pasar.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading