Imbal hasil obligasi pemerintah China bertenor 10 tahun telah turun menjadi sekitar 1,83%, menandai penurunan ketiga berturut-turut dan mencapai level terendah baru dalam satu minggu. Penurunan ini terjadi di tengah ekspektasi bahwa Beijing mungkin akan memperkenalkan pemotongan suku bunga. Analis di Societe Generale memperkirakan bahwa imbal hasil obligasi acuan China berpotensi mencapai level terendah sepanjang masa tahun depan. Disarankan bahwa Bank Rakyat China dapat menerapkan pengurangan suku bunga hingga 20 basis poin pada tahun 2026 untuk merangsang pertumbuhan, sambil secara strategis mengelola imbal hasil obligasi untuk mempertahankan minat investor terhadap utang pemerintah. Perkembangan ini menambah lapisan kompleksitas pada prospek kebijakan moneter China, terutama karena Politbiro telah menunjukkan pendekatan hati-hati terhadap langkah-langkah stimulus, meskipun ada komitmen untuk meningkatkan permintaan domestik dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih luas pada tahun 2026. Perhatian kini tertuju pada Konferensi Kerja Ekonomi Pusat yang akan datang, di mana para pembuat kebijakan diharapkan menetapkan target pertumbuhan untuk tahun 2026 dan merinci prioritas utama yang akan membentuk kebijakan ekonomi China untuk tahun mendatang.
FX.co ★ Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun China Turun Selama 3 Sesi
Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun China Turun Selama 3 Sesi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading