Turki telah membuat perubahan penting dalam kebijakan moneter dengan menurunkan tingkat suku bunga repo satu minggu dari 39.50% menjadi 38.00% pada bulan Desember 2025. Langkah ini diambil setelah tingkat suku bunga sebelumnya bertahan pada posisi tertinggi selama dua bulan, sejak Oktober 2025.
Penurunan ini menunjukkan upaya bank sentral untuk meredam inflasi atau memacu pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan ekonomi global. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi perekonomian domestik dengan secara perlahan mendorong pinjaman dan investasi.
Data terbaru ini diperbarui pada 11 Desember 2025, menandai momen penting dalam penanganan kebijakan ekonomi Turki yang dinamis. Pengamat ekonomi akan terus memantau dampak dari keputusan ini terhadap stabilitas mata uang lira dan reaksi pasar selanjutnya.