logo

FX.co ★ Dolar Tetap Lesu

Dolar Tetap Lesu

Pada hari Senin, dolar AS turun di bawah 98, mendekati titik terendahnya sejak awal Oktober, di tengah perdagangan yang lesu khas musim liburan. Para pelaku pasar berspekulasi tentang pemotongan suku bunga di tahun mendatang. Saat ini, investor mengantisipasi dua pemotongan suku bunga tambahan pada tahun 2026. Namun, di dalam Federal Reserve, pendapat berbeda; sebagian besar pejabat memprediksi hanya satu pengurangan lebih lanjut. Penunjukan Ketua Federal Reserve yang baru oleh Presiden Trump, yang diharapkan terjadi pada awal 2026, juga diperkirakan akan mempengaruhi ekspektasi mengenai pemotongan suku bunga. Para pedagang kini mengalihkan perhatian mereka ke risalah FOMC yang dijadwalkan rilis pada hari Selasa, mencari kejelasan lebih lanjut tentang kebijakan moneter. Pada tahun 2025, dolar diproyeksikan mengalami penurunan tahunan melebihi 9%, menandai penurunan tajamnya sejak 2017, sebagian besar disebabkan oleh strategi tarif agresif Presiden Trump dan ancaman yang dirasakan terhadap otonomi The Fed.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading