logo

FX.co ★ Rupiah Melemah di Sekitar 16.780 dalam Perdagangan Akhir Tahun yang Tipis

Rupiah Melemah di Sekitar 16.780 dalam Perdagangan Akhir Tahun yang Tipis

Rupiah Indonesia mengalami penurunan, mencapai sekitar IDR 16.780 per dolar pada hari Senin, menandai sesi ketiga berturut-turut pelemahan di tengah perdagangan akhir tahun yang lesu. Sentimen investor tetap berhati-hati karena sikap dovish Bank Indonesia, meskipun keputusannya untuk mempertahankan suku bunga acuan di 4,75% untuk pertemuan ketiga berturut-turut pada pertengahan Desember. Keputusan ini mengikuti pengurangan kumulatif sebesar 150 basis poin selama setahun terakhir. Pejabat Indonesia mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran moneter lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama mengingat bencana signifikan di Sumatra. Selain itu, pelaku pasar berhati-hati menjelang rilis data ekonomi penting, termasuk angka inflasi Desember dan data perdagangan November. Pada tahun 2025, rupiah menjadi salah satu mata uang terlemah di Asia, mengalami depresiasi sekitar 4,3%. Dalam hal kebijakan, bank sentral akan menghapus Jakarta Interbank Offered Rate dan mengadopsi Indonesian Overnight Index Average (Indonia) mulai 1 Januari untuk meningkatkan transparansi dan menyesuaikan dengan standar internasional. Sementara itu, indeks dolar tetap tertekan, mendekati level terendah sejak awal Oktober, karena pasar mengantisipasi pemotongan suku bunga di Amerika Serikat tahun depan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading