Thailand melaporkan penyusutan signifikan dalam defisit transaksi berjalan pada bulan November 2025. Di tengah tantangan ekonomi global yang kompleks, Negeri Gajah Putih berhasil memperbaiki kinerja ekonominya dalam beberapa aspek.
Berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 30 Desember 2025, defisit transaksi berjalan Thailand mengalami penurunan dari angka sebelumnya sebesar -1.800 miliar dolar AS pada Oktober menjadi hanya -0.600 miliar dolar AS di bulan November. Pencapaian ini mengindikasikan perbaikan dalam neraca pembayaran Thailand dan bisa menjadi pertanda positif bagi ekonomi negara tersebut.
Pengurangan defisit ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk peningkatan ekspor, penurunan impor, atau peningkatan investasi asing. Bagaimanapun, perkembangan ini menunjukkan bahwa Thailand sedang menghadapi tekanan ekonomi global dengan strategi yang tepat guna meningkatkan stabilitas ekonominya. Jika tren ini berlanjut, Thailand bisa berharap untuk mendapatkan pijakan ekonomi yang lebih kuat di masa mendatang.