Jumlah rig minyak di Amerika Serikat menunjukkan peningkatan pada akhir tahun 2025, menurut data terbaru Baker Hughes, sebuah perusahaan jasa energi terkenal. Data yang diperbarui pada 30 Desember 2025 mengungkapkan bahwa jumlah rig minyak kini mencapai 412, naik dari 409 pada indikator sebelumnya.
Peningkatan jumlah rig minyak ini menandai langkah signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harga minyak mentah. Seiring dengan kenaikan ini, industri energi AS menunjukkan ketahanan dan kemampuan untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah-ubah. Lonjakan jumlah rig minyak ini bisa dijadikan sebagai indikasi adanya kenaikan permintaan atau strategi penyedia energi untuk meningkatkan produksi di tahun mendatang.
Dengan meningkatnya jumlah rig, harapan akan penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah-wilayah penghasil minyak pun turut meningkat. Namun, tetap ada tantangan yang harus dihadapi, seperti regulasi lingkungan dan volatilitas pasar energi secara global, yang bisa memengaruhi prospek jangka panjang sektor ini.