logo

FX.co ★ Harga Minyak Sawit Naik Setelah Dua Sesi Penurunan

Harga Minyak Sawit Naik Setelah Dua Sesi Penurunan

Futures minyak sawit Malaysia mengalami kenaikan pada hari Senin, diperdagangkan sedikit di atas MYR 4,000 per ton setelah mengalami penurunan selama dua sesi sebelumnya. Peningkatan sentimen ini dapat dikaitkan dengan melemahnya ringgit dan harga minyak kedelai Chicago yang lebih kuat, serta perkiraan permintaan yang meningkat seiring mendekatnya Tahun Baru Imlek dan Ramadan pada bulan Februari. Optimisme pasar ini semakin didukung oleh pembelian yang konsisten dari India, importir terbesar dunia, yang mengalami peningkatan impor sekitar 5% pada bulan November dibandingkan bulan sebelumnya, karena para pengolah memanfaatkan harga yang lebih rendah. Namun, kenaikan ini dibatasi oleh kehati-hatian menjelang rilis data pasokan bulan Desember. Pada bulan November, produksi minyak sawit Malaysia turun sebesar 5,3% menjadi 1,94 juta ton, menimbulkan ketidakpastian terhadap tingkat produksi jangka pendek. Selain itu, potensi kenaikan harga yang signifikan dibatasi oleh Indonesia, produsen terkemuka, yang menurunkan harga acuan minyak sawit mentah Januari dari USD 926,14 menjadi USD 915,64 per ton, menunjukkan pelunakan tren harga regional. Di sisi ekspor, surveyor kargo melaporkan bahwa pengiriman minyak sawit bulan Desember menurun sebesar 5,2–5,8% dibandingkan pengiriman bulan November. Selain itu, risiko geopolitik menjadi perhatian karena para pedagang mempertimbangkan implikasi dari tindakan militer AS di Venezuela.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading