Singapura mengalami stagnasi dalam sektor penjualan ritel pada bulan November 2025. Data terbaru yang diperbarui pada 5 Januari 2026 menunjukkan bahwa indikator penjualan ritel berhenti pada angka 0.0% bulan ini, setelah sebelumnya mencapai pertumbuhan 2.3% pada bulan Oktober 2025.
Perbandingan month-over-month menunjukkan bahwa setelah mencatat pertumbuhan yang positif di bulan Oktober, sektor ritel di Singapura mengalami tantangan yang signifikan sehingga mengalami stagnasi di bulan November. Kondisi ini merupakan peringatan bagi para pelaku bisnis dan pemerintah untuk mengevaluasi kembali strategi mereka guna mendorong pertumbuhan di sektor ritel pada bulan-bulan mendatang.
Analisis mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan pertumbuhan di bulan November. Hal ini penting agar strategi yang tepat dapat diterapkan untuk mengembalikan momentum pertumbuhan di sektor ini, yang merupakan salah satu indikator kesehatan ekonomi secara keseluruhan.