Cadangan devisa Filipina mencatat penurunan dalam bulan Desember 2025, mencapai angka USD 110,90 miliar menurut data terbaru yang dirilis pada 8 Januari 2026. Angka ini menurun dari USD 111,30 miliar yang tercatat pada bulan sebelumnya, yaitu November 2025.
Penurunan tersebut menyoroti fluktuasi yang terjadi di pasar internasional yang turut mempengaruhi posisi devisa negara tersebut. Meskipun terjadi penurunan, pergerakan cadangan devisa ini masih berada dalam batas yang dianggap aman, menggambarkan kesiapan Filipina dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Cadangan devisa memainkan peranan penting dalam stabilitas keuangan suatu negara, berfungsi sebagai cadangan likuiditas yang dapat digunakan untuk intervensi pasar, pembayaran utang internasional, dan menjamin nilai tukar mata uang. Dengan posisi saat ini, Filipina masih memiliki bantalan yang cukup untuk menghadapi ketidakpastian dalam waktu dekat. Masih belum jelas faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi penurunan ini, namun pengamat pasar akan mengawasi situasi ini untuk memastikan kestabilan ekonomi jangka panjang.