Jakarta, 10 Januari 2026 - Dalam laporan terbaru yang dirilis pada 9 Januari 2026, produksi minyak mentah OPEC oleh Aljazair tetap stabil. Berdasarkan angka terbaru, produksi ini menetap pada 0,96 juta barel, sama seperti angka dari periode sebelumnya di tahun 2025. Data ini mencerminkan bahwa tidak ada fluktuasi yang berarti dalam output minyak dari negara Afrika Utara ini selama lebih dari satu tahun.
Stabilitas produksi minyak di Aljazair ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi produksi jangka panjang negara tersebut di tengah fluktuasi harga minyak global. Dalam konteks kebijakan OPEC dan pasar minyak dunia, langkah Aljazair untuk mempertahankan tingkat produksi yang sama bisa menjadi sinyal stabilitas ataupun upaya menjaga pangsa pasar di tengah kompetisi ketat.
Pengamat industri minyak berpendapat bahwa keputusan Aljazair untuk mempertahankan produksi ini mungkin didorong oleh situasi ekonomi global saat ini dan kebutuhan untuk mendukung pendapatan negara dari sektor energi. Namun, dengan berubahnya tren energi global dan tekanan untuk beralih ke sumber energi yang lebih berkelanjutan, banyak pihak menunggu bagaimana OPEC, termasuk Aljazair, akan menavigasi tantangan masa depan.