Pada Selasa pagi, BSE Sensex mengalami penurunan sebesar 154 poin, atau 0,2%, menetap di 83.724. Penurunan ini membalikkan keuntungan yang diamati pada sesi perdagangan sebelumnya, terutama karena kekhawatiran yang dipicu oleh pernyataan dari Presiden AS Trump, yang mengancam akan memberlakukan tarif 25% pada negara-negara yang berdagang dengan Iran. Pengumuman ini meredam optimisme seputar potensi perjanjian dagang antara AS dan India, serta hasil pendapatan kuartalan terbaru. Meskipun demikian, kinerja yang kuat di pasar AS pada malam sebelumnya membantu mengurangi tingkat penurunan. Selain itu, data inflasi yang dirilis pada hari Senin memberikan dukungan, karena angka Desember tetap di bawah kisaran target Bank Sentral India sebesar 2-6%, memupuk harapan untuk kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan mendatang. Sebagian besar sektor mengalami penurunan, termasuk saham farmasi, kesehatan, teknologi, dan otomotif. Secara khusus, saham Larsen & Toubro turun sebesar 1,9%, sementara HCL Technologies mengalami penurunan 1,5% setelah penurunan laba bersih konsolidasi kuartal ketiga sebesar 11% dari tahun ke tahun. Tata Motors dan Reliance Industries juga mengalami penurunan, dengan kerugian masing-masing sebesar 1,2% dan 1,1%.
FX.co ★ Saham India Bergerak Turun di Perdagangan Pagi
Saham India Bergerak Turun di Perdagangan Pagi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading