Imbal hasil pada Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun India telah meningkat menjadi sekitar 6,63%, mencerminkan penurunan sentimen pasar obligasi. Perubahan ini terjadi setelah keputusan Bloomberg Index Services untuk menunda penggabungan obligasi India ke dalam indeks obligasi globalnya. Akibatnya, investor mulai mengurangi posisi yang didasarkan pada ekspektasi masuknya modal asing, sehingga menunda masuknya dana sebesar $10-20 miliar ke pasar utang. Perkembangan ini terjadi meskipun inisiatif peminjaman negara telah dikurangi, dengan rencana untuk melelang INR 268 miliar minggu ini sebagai bagian dari rencana penerbitan rekor INR 8 triliun dari Januari hingga Maret. Kondisi likuiditas telah mengetat secara signifikan, dengan surplus sistem perbankan menurun tajam sejak November. Hal ini, ditambah dengan sikap hati-hati investor asing—yang terlihat dari penjualan obligasi terkait indeks pada bulan Desember—telah menambah tekanan. Meskipun Reserve Bank of India (RBI) telah memberikan dukungan melalui pembelian obligasi dan berencana untuk melakukan swap valas dolar-rupee senilai USD 10 miliar, para pedagang terus mengantisipasi imbal hasil yang lebih tinggi di tengah faktor risiko global dan volatilitas harga minyak.
FX.co ★ Imbal Hasil 10 Tahun India Naik Setelah Kemunduran Indeks
Imbal Hasil 10 Tahun India Naik Setelah Kemunduran Indeks
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading