logo

FX.co ★ Saham Indonesia Melanjutkan Penguatan

Saham Indonesia Melanjutkan Penguatan

Pada perdagangan Rabu pagi, saham-saham Indonesia naik 47 poin, atau 0,5%, mencapai 8.996. Kenaikan ini memperpanjang keuntungan dari sesi sebelumnya di sebagian besar sektor, terutama di bahan dasar, siklikal, dan energi. Arus masuk investasi asing yang positif meningkatkan selera risiko, meskipun rupiah melemah lebih lanjut. Secara bersamaan, pemerintah mengandalkan aset dan institusi strategis, seperti Bank Indonesia dan badan usaha milik negara, untuk mengatasi keterbatasan anggaran. Namun, kemajuan ini menghadapi keterbatasan karena kehati-hatian menjelang data perdagangan Desember dari China, mitra dagang utama Indonesia, dengan ekspektasi angka ekspor dan impor yang lebih lemah. Selain itu, pasar terpengaruh negatif oleh futures AS setelah kerugian di Wall Street, yang dipengaruhi oleh data inflasi yang lesu dan pendapatan yang mengecewakan dari JPMorgan. Lebih lanjut, gesekan perdagangan AS–China muncul kembali setelah Presiden Trump mengindikasikan kemungkinan penerapan tarif 25% pada negara-negara yang melakukan perdagangan dengan Iran. Performa menonjol di sesi awal termasuk Aneka Tambang dengan kenaikan 4,6%, Trimegah Bangun Persada naik 4,0%, Bumi Resources Minerals sebesar 3,3%, dan Japfa Comfeed dengan peningkatan 1,8%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading