Pada bulan November 2025, Belanda mengalami penurunan surplus perdagangan, yang menyusut menjadi EUR 10,7 miliar, turun dari EUR 11,7 miliar pada November tahun sebelumnya. Penyusutan ini terutama disebabkan oleh penurunan ekspor sebesar 1,4%, sehingga totalnya turun menjadi EUR 66,4 miliar. Penurunan ekspor dirasakan baik di pasar UE, dengan penurunan sebesar 2,0%, maupun pasar non-UE, dengan penurunan sebesar 0,6%. Di antara berbagai komoditas, terdapat penurunan yang signifikan dalam ekspor makanan dan hewan hidup, yang turun sebesar 2,7%, minuman dan tembakau sebesar 5,6%, serta bahan bakar mineral dan pelumas sebesar 8,6%.
Di sisi lain, impor menunjukkan sedikit kenaikan sebesar 0,1%, mencapai EUR 55,8 miliar. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan impor dari negara non-UE sebesar 2,1%, meskipun hampir diimbangi oleh penurunan impor dari negara UE sebesar 1,9%. Pertumbuhan signifikan terlihat pada impor minyak hewan dan nabati, yang melonjak sebesar 49,9%, dan kenaikan moderat pada impor makanan dan hewan hidup sebesar 2,3%. Namun, kenaikan ini agak teredam oleh penurunan impor minuman dan tembakau, bahan mentah, serta bahan bakar mineral dan pelumas, yang masing-masing turun sebesar 2,9%, 8,2%, dan 11,4%.
Untuk periode tahun berjalan dari Januari hingga November, surplus perdagangan Belanda menyusut menjadi EUR 111,3 miliar, dibandingkan dengan EUR 123,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.