Ekspektasi inflasi konsumen di Australia berada di angka 4,6% pada Januari 2026, sedikit berubah dari 4,7% pada bulan sebelumnya, menunjukkan bahwa rumah tangga terus mengantisipasi tekanan harga yang berkelanjutan. Angka ini muncul setelah keputusan Reserve Bank of Australia untuk mempertahankan suku bunga acuan di 3,6% untuk pertemuan ketiga berturut-turut pada bulan Desember. Dalam pertemuan ini, para pembuat kebijakan mengakui bahwa inflasi telah berkurang secara signifikan dari puncaknya pada tahun 2022, meskipun data terbaru menunjukkan kebangkitan kembali. Indeks Harga Konsumen (CPI) utama menurun menjadi 3,4% secara tahunan pada bulan November, menandai level terendah sejak Agustus, namun tetap di atas target RBA sebesar 2–3%. CPI rata-rata yang dipangkas juga turun menjadi 3,2% dari puncak delapan bulan di 3,3% pada bulan Oktober. Gubernur Michele Bullock baru-baru ini mencatat bahwa inflasi selama kuartal September sedikit lebih tinggi dari yang diantisipasi, dengan faktor sementara yang berkontribusi, tetapi dengan indikasi keberlanjutan yang sedang berlangsung di berbagai komponen. Dewan menilai bahwa risiko terhadap inflasi telah sedikit meningkat, sementara risiko penurunan, terutama dari sumber internasional, telah berkurang.
FX.co ★ Ekspektasi Inflasi di Australia Tetap Tinggi
Ekspektasi Inflasi di Australia Tetap Tinggi
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading